- Back to Home »
- Cara menginstall sebuah Linux menggunakan mode TUI (Text-based User Interface)
October 09, 2017
Kali ini saya akan memberitahukan cara instalasi operating sistem Linux berbasis TUI yah, untuk sekarang saya akan coba memberitahukan cara instalasi Linux Debian Server.
Mari kita mulai cara installasi Linux Debian :
1. Masukan CD/DVD installer Linux Debian
2. Ubah first boot device pada BIOS menjadi CD-ROM
3. Setelah itu akan muncul seperti gambar dibawah, pilih install,
4. Setelah memilih install akan muncul pemilihan bahasa, disini saya menggunakan bahasa inggris jadi saya pilih english, kemudian Enter
5. Setelah memilih bahasa sekarang kita memilih lokasi kita berada, saya memilih Other karena negara saya tidak tercantum, Kemudian Enter
6. Masih dalam pemilihan lokasi, saya memilih Asia kemudian Enter
7. Dan sekarang untuk pemilihan lokasi yang terakhir, saya memilih Indonesia kemudian Enter
8. Setelah memilih lokasi sekarang memilih lokasi untuk base defaullt, saya pilih United States, Enter
9. Kemudian konfigurasi keymap keyboard, Enter
10. Konfigurasi Hostname network,
11. Konfigurasi Domain Name network,
12. Masukan Password untuk Root,
13. Masukan kembali Password,
14. Masukan nama lengkap User baru (Example : "Ini Saya"),
15. Masukan username untuk akun (Example : "saya" *jangan ada huruf besar),
16. Masukan Password untuk login User,
17. Masukan kembali Password,
18. Konfigurasi kota zona waktu (saya memilih Western karna saya tinggal di Jawa Barat),
19. Pilih metode Pembagian Harddisk (Pilih manual untuk pembagian harddisk secara manual),
20. Pilih partition yang kosong untuk pembagian harddisk,
21. Pilih partition kosong untuk pembagian ruang kosong baru,
22. Minimum Harddisk untuk file system 1GB tapi saya membuat 4GB,
23. Pilih tipe partisi Primary,
24. Karena partisi ini untuk file sistem jadi untuk Mount point pilih "/" (root),
25. Partisi baru lagi ruang kosong yang tersedia,
26. Ketikan 2GB untuk SWAP (SWAP = 2 x RAM *jika RAM kecil),
27. Pilih tipe partisi Logical,
28. Ubah Use as menjadi swap area,
29. Pilih ruang kosong sisa sebagai media penyimpanan berkas tambahan,
30. Pilih tipe Logical,
31. Finish partitioning untuk melanjutkan lalu Yes,
32. Konfigurasi package manager dengan CD or DVD pilih No,
33. Konfigurasi package manager dengan network mirror pilih No,
34. Proses konfigurasi apt,
35. Pemilihan software untuk di-install (hanya memilih standard system utilities, karna ingin menginstall debian mode TUI *memilih menggunakan spasi, jika sudah Enter),
36. Proses memilih dan install software,
37. Install GROB loader pilih Yes,
38. Install selesai, lepaskan CD installer kemudian pilih Continue untuk reboot,
39. Login Debian, pilih yang atas bukan yang mode recovery,
40. Masukan Username (Example : "saya")
41. Masukan Password User (bukan Password Root),
42. Linux Debian Server (Mode TUI) berhasil terinstall.
Demikianlah cara untuk meng-Install Operating System Linux Debian Server mode TUI.
1. Masukan CD/DVD installer Linux Debian
2. Ubah first boot device pada BIOS menjadi CD-ROM
3. Setelah itu akan muncul seperti gambar dibawah, pilih install,
4. Setelah memilih install akan muncul pemilihan bahasa, disini saya menggunakan bahasa inggris jadi saya pilih english, kemudian Enter
5. Setelah memilih bahasa sekarang kita memilih lokasi kita berada, saya memilih Other karena negara saya tidak tercantum, Kemudian Enter
6. Masih dalam pemilihan lokasi, saya memilih Asia kemudian Enter
7. Dan sekarang untuk pemilihan lokasi yang terakhir, saya memilih Indonesia kemudian Enter
8. Setelah memilih lokasi sekarang memilih lokasi untuk base defaullt, saya pilih United States, Enter
9. Kemudian konfigurasi keymap keyboard, Enter
10. Konfigurasi Hostname network,
11. Konfigurasi Domain Name network,
12. Masukan Password untuk Root,
13. Masukan kembali Password,
14. Masukan nama lengkap User baru (Example : "Ini Saya"),
15. Masukan username untuk akun (Example : "saya" *jangan ada huruf besar),
16. Masukan Password untuk login User,
17. Masukan kembali Password,
18. Konfigurasi kota zona waktu (saya memilih Western karna saya tinggal di Jawa Barat),
19. Pilih metode Pembagian Harddisk (Pilih manual untuk pembagian harddisk secara manual),
20. Pilih partition yang kosong untuk pembagian harddisk,
21. Pilih partition kosong untuk pembagian ruang kosong baru,
22. Minimum Harddisk untuk file system 1GB tapi saya membuat 4GB,
23. Pilih tipe partisi Primary,
24. Karena partisi ini untuk file sistem jadi untuk Mount point pilih "/" (root),
25. Partisi baru lagi ruang kosong yang tersedia,
26. Ketikan 2GB untuk SWAP (SWAP = 2 x RAM *jika RAM kecil),
27. Pilih tipe partisi Logical,
28. Ubah Use as menjadi swap area,
29. Pilih ruang kosong sisa sebagai media penyimpanan berkas tambahan,
30. Pilih tipe Logical,
31. Finish partitioning untuk melanjutkan lalu Yes,
32. Konfigurasi package manager dengan CD or DVD pilih No,
33. Konfigurasi package manager dengan network mirror pilih No,
34. Proses konfigurasi apt,
35. Pemilihan software untuk di-install (hanya memilih standard system utilities, karna ingin menginstall debian mode TUI *memilih menggunakan spasi, jika sudah Enter),
36. Proses memilih dan install software,
37. Install GROB loader pilih Yes,
38. Install selesai, lepaskan CD installer kemudian pilih Continue untuk reboot,
39. Login Debian, pilih yang atas bukan yang mode recovery,
40. Masukan Username (Example : "saya")
41. Masukan Password User (bukan Password Root),
42. Linux Debian Server (Mode TUI) berhasil terinstall.
Demikianlah cara untuk meng-Install Operating System Linux Debian Server mode TUI.
