Archive for October 2017
Cara menggunakan Virtualbox | Install OS dalam OS
Tutorial menggunakan Vbox dalam menginstall OS didalam OS
Cara menginstall sebuah Windows menggunakan mode GUI (Graphical User Interface)
Disini saya akan menginstall sebuah Windows melalui mode GUI memakai Windows server 2012 R2, anda juga bisa menggunakan Windows selain Windows Server :)
1. Booting ISO Windows ke PC kita yang ingin diinstal Windows
2. Setelah melakukan booting ISO Windows, akan muncul tampilan Windows Setup. Pilih bahasa, waktu, dan keyboard yang ingin digunakan. Setelah itu klik “Next”
3. Setelah itu kita klik “Install now” karena tujuan utama kita adalah menginstal Windows server 2012 R2
4. Masukan product key Windows karena itu adalah pembuktian kita membeli produk Microsoft
5. Untuk tahapan selanjutnya adalah kita memilih OS yang ingin diinstal. Ada 2 pilihan yaitu (Server Core Installation) dan (Server with a GUI). Kita pilih yang ke-2, karena pilihan pertama tidak menggunakan GUI sedangkan pilihan ke-2 menggunakan GUI. Kalau sudah klik “Next”
6. Kemudian kita berikan tanda ceklis di bagian I accept the license terms, kemudian “Next”
7. Selanjutnya kita memilih Custom, karena kita akan menginstal bukan mengupgrade sistem operasi.
8. Pada saat pembagian partisi, kita pilih New dan biarkan semua kapasitas yang akan dijadikan Partisi System. Kemudian “Next”
9. Setelah itu, kita akan menunggu instalasi Windows server 2012 R2
10. Setelah instalasi selesai, kita akan diminta untuk melakukan konfigurasi password untuk user Administrator. Kalau sudah “Finish”
11. Setelah selesai, kita diminta untuk memencet tombol Ctrl+Alt+Delete untuk login
12. Berikut tampilan desktop Windows server 2012 R2
Cukup mudah bukan? share ketemen mu yuk :)
source
1. Booting ISO Windows ke PC kita yang ingin diinstal Windows
2. Setelah melakukan booting ISO Windows, akan muncul tampilan Windows Setup. Pilih bahasa, waktu, dan keyboard yang ingin digunakan. Setelah itu klik “Next”
3. Setelah itu kita klik “Install now” karena tujuan utama kita adalah menginstal Windows server 2012 R2
4. Masukan product key Windows karena itu adalah pembuktian kita membeli produk Microsoft
5. Untuk tahapan selanjutnya adalah kita memilih OS yang ingin diinstal. Ada 2 pilihan yaitu (Server Core Installation) dan (Server with a GUI). Kita pilih yang ke-2, karena pilihan pertama tidak menggunakan GUI sedangkan pilihan ke-2 menggunakan GUI. Kalau sudah klik “Next”

8. Pada saat pembagian partisi, kita pilih New dan biarkan semua kapasitas yang akan dijadikan Partisi System. Kemudian “Next”
9. Setelah itu, kita akan menunggu instalasi Windows server 2012 R2
10. Setelah instalasi selesai, kita akan diminta untuk melakukan konfigurasi password untuk user Administrator. Kalau sudah “Finish”
11. Setelah selesai, kita diminta untuk memencet tombol Ctrl+Alt+Delete untuk login
12. Berikut tampilan desktop Windows server 2012 R2
Cukup mudah bukan? share ketemen mu yuk :)
source
Cara menginstall sebuah Linux menggunakan mode TUI (Text-based User Interface)
Kali ini saya akan memberitahukan cara instalasi operating sistem Linux berbasis TUI yah, untuk sekarang saya akan coba memberitahukan cara instalasi Linux Debian Server.
Mari kita mulai cara installasi Linux Debian :
1. Masukan CD/DVD installer Linux Debian
2. Ubah first boot device pada BIOS menjadi CD-ROM
3. Setelah itu akan muncul seperti gambar dibawah, pilih install,
4. Setelah memilih install akan muncul pemilihan bahasa, disini saya menggunakan bahasa inggris jadi saya pilih english, kemudian Enter
5. Setelah memilih bahasa sekarang kita memilih lokasi kita berada, saya memilih Other karena negara saya tidak tercantum, Kemudian Enter
6. Masih dalam pemilihan lokasi, saya memilih Asia kemudian Enter
7. Dan sekarang untuk pemilihan lokasi yang terakhir, saya memilih Indonesia kemudian Enter
8. Setelah memilih lokasi sekarang memilih lokasi untuk base defaullt, saya pilih United States, Enter
9. Kemudian konfigurasi keymap keyboard, Enter
10. Konfigurasi Hostname network,
11. Konfigurasi Domain Name network,
12. Masukan Password untuk Root,
13. Masukan kembali Password,
14. Masukan nama lengkap User baru (Example : "Ini Saya"),
15. Masukan username untuk akun (Example : "saya" *jangan ada huruf besar),
16. Masukan Password untuk login User,
17. Masukan kembali Password,
18. Konfigurasi kota zona waktu (saya memilih Western karna saya tinggal di Jawa Barat),
19. Pilih metode Pembagian Harddisk (Pilih manual untuk pembagian harddisk secara manual),
20. Pilih partition yang kosong untuk pembagian harddisk,
21. Pilih partition kosong untuk pembagian ruang kosong baru,
22. Minimum Harddisk untuk file system 1GB tapi saya membuat 4GB,
23. Pilih tipe partisi Primary,
24. Karena partisi ini untuk file sistem jadi untuk Mount point pilih "/" (root),
25. Partisi baru lagi ruang kosong yang tersedia,
26. Ketikan 2GB untuk SWAP (SWAP = 2 x RAM *jika RAM kecil),
27. Pilih tipe partisi Logical,
28. Ubah Use as menjadi swap area,
29. Pilih ruang kosong sisa sebagai media penyimpanan berkas tambahan,
30. Pilih tipe Logical,
31. Finish partitioning untuk melanjutkan lalu Yes,
32. Konfigurasi package manager dengan CD or DVD pilih No,
33. Konfigurasi package manager dengan network mirror pilih No,
34. Proses konfigurasi apt,
35. Pemilihan software untuk di-install (hanya memilih standard system utilities, karna ingin menginstall debian mode TUI *memilih menggunakan spasi, jika sudah Enter),
36. Proses memilih dan install software,
37. Install GROB loader pilih Yes,
38. Install selesai, lepaskan CD installer kemudian pilih Continue untuk reboot,
39. Login Debian, pilih yang atas bukan yang mode recovery,
40. Masukan Username (Example : "saya")
41. Masukan Password User (bukan Password Root),
42. Linux Debian Server (Mode TUI) berhasil terinstall.
Demikianlah cara untuk meng-Install Operating System Linux Debian Server mode TUI.
1. Masukan CD/DVD installer Linux Debian
2. Ubah first boot device pada BIOS menjadi CD-ROM
3. Setelah itu akan muncul seperti gambar dibawah, pilih install,
4. Setelah memilih install akan muncul pemilihan bahasa, disini saya menggunakan bahasa inggris jadi saya pilih english, kemudian Enter
5. Setelah memilih bahasa sekarang kita memilih lokasi kita berada, saya memilih Other karena negara saya tidak tercantum, Kemudian Enter
6. Masih dalam pemilihan lokasi, saya memilih Asia kemudian Enter
7. Dan sekarang untuk pemilihan lokasi yang terakhir, saya memilih Indonesia kemudian Enter
8. Setelah memilih lokasi sekarang memilih lokasi untuk base defaullt, saya pilih United States, Enter
9. Kemudian konfigurasi keymap keyboard, Enter
10. Konfigurasi Hostname network,
11. Konfigurasi Domain Name network,
12. Masukan Password untuk Root,
13. Masukan kembali Password,
14. Masukan nama lengkap User baru (Example : "Ini Saya"),
15. Masukan username untuk akun (Example : "saya" *jangan ada huruf besar),
16. Masukan Password untuk login User,
17. Masukan kembali Password,
18. Konfigurasi kota zona waktu (saya memilih Western karna saya tinggal di Jawa Barat),
19. Pilih metode Pembagian Harddisk (Pilih manual untuk pembagian harddisk secara manual),
20. Pilih partition yang kosong untuk pembagian harddisk,
21. Pilih partition kosong untuk pembagian ruang kosong baru,
22. Minimum Harddisk untuk file system 1GB tapi saya membuat 4GB,
23. Pilih tipe partisi Primary,
24. Karena partisi ini untuk file sistem jadi untuk Mount point pilih "/" (root),
25. Partisi baru lagi ruang kosong yang tersedia,
26. Ketikan 2GB untuk SWAP (SWAP = 2 x RAM *jika RAM kecil),
27. Pilih tipe partisi Logical,
28. Ubah Use as menjadi swap area,
29. Pilih ruang kosong sisa sebagai media penyimpanan berkas tambahan,
30. Pilih tipe Logical,
31. Finish partitioning untuk melanjutkan lalu Yes,
32. Konfigurasi package manager dengan CD or DVD pilih No,
33. Konfigurasi package manager dengan network mirror pilih No,
34. Proses konfigurasi apt,
35. Pemilihan software untuk di-install (hanya memilih standard system utilities, karna ingin menginstall debian mode TUI *memilih menggunakan spasi, jika sudah Enter),
36. Proses memilih dan install software,
37. Install GROB loader pilih Yes,
38. Install selesai, lepaskan CD installer kemudian pilih Continue untuk reboot,
39. Login Debian, pilih yang atas bukan yang mode recovery,
40. Masukan Username (Example : "saya")
41. Masukan Password User (bukan Password Root),
42. Linux Debian Server (Mode TUI) berhasil terinstall.
Demikianlah cara untuk meng-Install Operating System Linux Debian Server mode TUI.










